

HUMAS – Institut Lamaddukelleng menggelar yudisium bagi mahasiswa Program Studi Bisnis Digital dan Program Studi Manajemen yang telah dinyatakan lulus ujian skripsi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sipakatau Lantai II Kampus Institut Lamaddukelleng, Minggu (5/7/2026), menjadi momen bersejarah karena merupakan yudisium perdana bagi Program Studi Bisnis Digital sejak resmi dibuka.
Sebanyak 8 mahasiswa Program Studi Bisnis Digital dan 14 mahasiswa Program Studi Manajemen mengikuti prosesi yudisium. Acara dipandu oleh Kepala Perpustakaan Institut Lamaddukelleng, Muzakkir, S.Pd., M.Si., Ph.D.
Dalam prosesi tersebut, Ketua Program Studi Bisnis Digital, Agus Purwanto, S.E., M.M., membacakan nama-nama mahasiswa yang telah lulus ujian skripsi untuk selanjutnya diyudisium. Hal yang sama dilakukan oleh Ketua Program Studi Manajemen, Andi Jamaluddin, S.E., M.Si., yang membacakan nama-nama mahasiswa Program Studi Manajemen yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik.

Momen sakral yudisium dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Institut Lamaddukelleng, Ismail Ali, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana. Sejumlah Dosen Institut Lamaddukelleng hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Prodi Manajemen Sitti Maryam, S.E., M.Si., Syahida, S.E, M.Si, Akbar Pattola, S.E., M.M., dan Andi Sumagelipu S.T., M.M., Asrul Jaya, S.E., M.M.
“Selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah meraih gelar sarjana. Hari ini merupakan hari yang membanggakan dan menjadi hasil dari perjuangan panjang yang telah saudara tempuh selama menempuh pendidikan. Semua pengorbanan, kerja keras, dan kesabaran terbayar pada hari ini,” ujarnya.
Secara khusus, Ismail Ali, menegaskan, yudisium perdana Program Studi Bisnis Digital yang meluluskan angkatan pertamanya. Menurutnya, momen tersebut menjadi tonggak sejarah sekaligus kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Institut Lamaddukelleng.

“Program Studi Bisnis Digital hari ini meluluskan angkatan pertamanya. Kita semua menjadi saksi lahirnya sarjana-sarjana baru dari program studi yang memiliki prospek besar di era digital saat ini. Ini adalah momentum yang sangat bersejarah dan mengharukan,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian dan pembelajaran yang sesungguhnya di tengah masyarakat.
“Jika selama ini kampus menjadi tempat saudara belajar, maka mulai hari ini masyarakatlah yang akan menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Teruslah belajar, mengembangkan diri, dan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ismail Ali juga mengingatkan pentingnya menghargai jasa orang tua yang telah memberikan dukungan dan doa selama proses pendidikan.
“Keberhasilan yang saudara raih hari ini tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua. Mereka selalu mendoakan kesuksesan anak-anaknya. Jadilah pribadi yang pandai berterima kasih dan berbakti kepada orang tua, karena ridha Allah sangat bergantung pada ridha kedua orang tua,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Wakil Rektor I berharap para lulusan dapat menjadi duta kampus yang mampu menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.
“Saudara-saudara kini telah menjadi alumni Institut Lamaddukelleng. Jadilah etalase dan duta kampus yang mampu memberikan citra positif bagi almamater. Jangan pernah lelah menjadi pribadi yang baik dan terus berkarya di bidang masing-masing,” pungkasnya.
Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Selain menjadi penanda berakhirnya masa studi para mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebelumnya, pelaksanaan ujian Skripsi TA 2026, untuk Prodi Bisnis Digital dan Prodi Manajemen, dibuka oleh Wakil Rektor II Ir. H. Andi Sederhana MP, kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Senat Institut Lamaddukelleng, Ir. Hj. Andi Nurwana, M.Si, Kepala Sistem Pengawasan Internal, Drs. Andi Bakti, M.Si, bersama sejumlah dosen Institut Lamaddukelleng di Aula Sipakatau Lt. II Kampus Ungu Lamaddukelleng.(*)


Pelukan haru seorang mahasiswi Institut Lamaddukelleng yang baru saja menyelesaikan studinya hingga meraih gelar sarjana. Luapan kegembiraan berbalut haru diluapkan dalam pelukan ibu dosen Syahida, S.E., M.Si, Minggu, 5 Juli 2026.(foto doc. humas)
