Skip to content
Home » Berita » Tim PP-PTS Selenggarakan Workshop Pemecahan Kasus Melalui Mekanisme E-Court

Tim PP-PTS Selenggarakan Workshop Pemecahan Kasus Melalui Mekanisme E-Court

HUMAS– Hari ini, Tim PP-PTS Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng bersama seluruh sivitas akademika dengan bangga telah sukses menyelenggarakan Workshop Pemecahan Kasus Melalui Mekanisme E-Court yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari kamis dan jumat tanggal 8 s.d. 9 Oktober 2026 yang diikuti oleh peserta dari Mahasiswa Semester 7 dan semester 3 pada tanggal 8 Oktober 2026 berjumlah 20 Orang dan Mahasiswa semester 5 pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2026 berjumlah 20 Orang.

Adapun materi yang diberikan yakni Pengantar & Aktivasi Akun “Pengguna Lain”, Bedah Kasus Akademis & Teknik Dokumen, Simulasi Roleplay Pendaftaran Perkara (e-Filing & e-Payment), Roleplay Persidangan Digital (e-Litigation) & Troubleshooting. Narasumber dari Materi tersebut oleh Bapak Ismail Ali, S.H., M.H., dan Bapak Andi Wahyuddin Nur, S.H., M.H.

Menurut Kabag Administrasi Institut Lamaddukelleng, Kori Hartono, S.Sos., M.Si, kegiatan yang diikuti secara antusias oleh para mahasiswa ini merupakan bagian nyata dari komitmen hibah PP-PTS dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.

Melalui workshop simulasi berbasis studi kasus nyata ini, ada tiga hal utama yang ingin kami sampaikan kepada publik dan dunia akademis:

  1. Menjembatani Teori Hukum dan Praktik Digital: Kita tahu bahwa cetak biru peradilan modern Mahkamah Agung saat ini sudah sepenuhnya mengarah pada sistem elektronik (e-court) sindig unesa. Melalui program PP-PTS ini, kami memastikan mahasiswa tidak hanya belajar teori hukum acara di kelas, tetapi langsung mempraktikkan alur e-filing, e-payment, e-summons, hingga sidang e-litigation menggunakan instrumen simulasi digital terintegrasi.
  2. Mencetak Generasi Yuris yang ‘Tech-Savvy’: Tantangan penegakan hukum masa depan adalah adaptasi teknologi. Melalui pemecahan simulasi kasus tadi, mahasiswa dilatih menjadi problem solver yang tanggap IT.(Humas)

Leave a Reply

Institut Lamaddukelleng @ 2025