Skip to content
Home » Berita » Pelatihan Jurnalistik Institut Lamaddukelleng Hadirkan Pemateri dari PWI Cabang Wajo

Pelatihan Jurnalistik Institut Lamaddukelleng Hadirkan Pemateri dari PWI Cabang Wajo

HUMAS– Pelatihan Jurnalistik Angkatan I Tahun 2026 Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama dengan Humas, menghadirkan pemateri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Wajo, mewakili Ketua PWI Cabang Wajo, H. Rukman Nawawi, Firmansyah S.Sos, yang juga jebolan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) UPN Veteran Jogyakarta ini dengan kompetensi utama.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Sipakatau Lt. II Kampus Ungu Lamaddukelleng, yang terletak di bilangan Jl. Bosowa Utara, No. 1 Palaguna-Sengkang, Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin, 11 Mei 2026. Pelatihan Jurnalistik Angkatan I ini, mengangkat tema : Memupuk Kecakapan Menulis dan Giat Literasi di Tengah Arus Informasi dan Digitalisasi”. Hadir dalam kegiatan tersebut, Warek II, Ir. H. Andi Sederhana, MP, Warek III, Dr. Andi Bau Mallarangeng, S.H., M.H., Kabag. Humas Sulaeman Sagoni, S.H., M.H., dan Kepala Perpustakaan, Muzakkir, S.Pd, M.Si, P.hd.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Lamaddukelleng Cipt. Muzakkir S.Pd, M.Si, Phd, dan persembahan Monolog oleh UKM Seni dan Budaya Mata Esso Institut Lamaddukelleng yang dibawakan oleh Liswatul Rosiah, kemudian dilanjutkan dengan penyematan kartu tanda peserta, kepada peserta perwakilan masing masing prodi yakni Prodi Ilmu Hukum, Manajemen dan Binis Digital.

Mewakili Rektor Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng, Warek III, Dr. Andi Bau Mallarangeng, S.H., M.H., membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya mengatakan, dunia penulisan sangat dibutuhkan di kampus, hingga Harvad University (Universitas Harvard) memiliki kelas khusus yang tidak semua fakultas bisa masuk, karena begitu pentingnya bagaimana bisa menuangkan ide mahasiswa dalam penulisan. “Mudah-mudahan dengan pelatihan ini bisa lebih memacu mahasiswa untuk belajar menulis, yang memang dibutuhkan dalam menuangkan ide atau gagasan,” ujar Dr. Andi Bau Mallarangeng.

Sementara itu, dalam sambutannya, Warek II, Ir. H. Andi Sederhana, MP, mengapresiasi kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut. Menurutnya, Ilmu Jurnalisitik merupakan cabang ilmu yang penting. Bahkan dalam sejarah kemerdekaan RI, beberapa tokoh pejuang itu latarbelakangnya adalah seorang jurnalis.

“Naskah asli teks proklamasi yang ditulis tangan oleh Bung Karno sempat dibuang ke tempat sampah oleh Sayuti Melik setelah diketik ulang pada 17 Agustus 1945. Sayuti Melik membuangnya karena menganggap naskah tulisan tangan tersebut sudah tidak diperlukan lagi setelah disalin dalam bentuk ketikan,” ujarnya.

Untuk diketahui, naskah tersebut diselamatkan dari tempat sampah oleh Burhanuddin Mohammad Diah (BM Diah), seorang tokoh pers yang hadir saat itu. BM Diah menyimpan naskah asli itu selama 46 tahun 9 bulan 19 hari sebelum diserahkan kepada Presiden Soeharto pada 29 Mei 1992.

Kabag Humas Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng, Sulaeman Sagoni, S.H., M.H., dalam sambutannya, mengatakan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terlaksananya kegiatan ini.

“Pelatihan jurnalistik merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun kemampuan mahasiswa dan generasi muda untuk memahami dunia informasi, komunikasi, dan media secara profesional serta bertanggung jawab. Di era digital saat ini, arus informasi bergerak sangat cepat. Oleh karena itu, kemampuan menulis, menyampaikan fakta, dan menyaring informasi yang benar menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ditambahkan,seorang jurnalis bukan hanya dituntut mampu menulis berita, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika, kejujuran, dan objektivitas. Melalui pelatihan ini, saya berharap para peserta dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan di bidang jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita, wawancara, fotografi jurnalistik, hingga pemanfaatan media digital secara positif dan kreatif.

“Saya juga berharap kegiatan ini menjadi wadah lahirnya insan-insan pers kampus yang kritis, cerdas, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.Akhir kata, saya mengucapkan selamat mengikuti Pelatihan Jurnalistik Angkatan I Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kita semua,” tutupnya.

Presiden BEM Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng, Aswar, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-setingginya, khususnya jajaran Pengurus BEM, DPM, panitia pelatihan Jurnalistik yang diketuai oleh Nur Fiki Ramadani, yang telah bekerja dengan baik untuk mensukseskan kegiatan ini.(*)

Leave a Reply

Institut Lamaddukelleng @ 2025